Perawatan Murai Batu Mabung Dengan Benar

Hallo sobat kicau mania diamana pun berada, kali ini topik yang dibahas adalah mengenai perawatan murai batu mabung dengan benar.

Penggemar burung kicau mania pastinya sudah pasti mengalami masa di mana burung murai batu nya Mabung.

Mabung merupakan kondisi di mana bulu burung murai batu berganti atau ambrol dari bulu yang lama ke bulu bulu yang baru.

Burung murai batu saat memasuki masa mabung nya benar-benar sangat menguras tenaga dan energi, sehingga membutuhkan perawatan ekstra untuk merawat murai batu mabung.

Proses mabung ini sangat terasa sangat menyakitkan bagi burung murai batu, sehingga membuat burung membutuhkan ketenangan saat mabung.

Untuk yang memiliki burung murai batu mabung tentunya perlu mengetahui dan mengerti bagaimana perawatan murai batu mabung dengan benar.

Berikut ini adalah cara yang bisa dicoba untuk merawat murai yang mabung.

1. Untuk sementara hentikan dulu mandi dan jemur

Untuk para pemelihara murai batu yang sedang mabung sebaiknya menghindari dulu memandikan dan menjemur burung ketika murai batu sedang dalam masa mabung.

Memandikan murai batu ketika sedang ambrol ini dapat menghambat performa burung menjadi kurang maksimal.

Apabila nekat memandikan murai batu saat mabung resikonya adalah mabungnya bisa menjadi tidak tuntas.

Karena saat saat mabung ini adalah saat bulu burung murai batu rontok. Supaya bisa mabung dengan maksimal tidak perlu dulu untuk menjemur murai batu.

Apabila ingin menjemurnya usahakan sebentar saja, soalnya kalau terlalu lama dan kondisi bulu belum sempurna resikonya bulu burung bisa mengeluntung dan kurang maksimal.

2. Pindahkan sangkar ke tempat yang tenang

Saat burung murai batu memasuki fase mabung tentu akan memerlukan tenaga yang extra, hal ini perawat harus memindahkan sangkat burung murai ke tempat yang tenang.

Baca Juga  Perawatan Murai Batu Serak Setelah Mabung

Lokasi yang pas untuk meletakan burung murai yang sedang mabung adalah disendirikan ke tempat yang sepi.

Setidaknya lokasi burung murai batu ini jauh dari murai batu jantan yang lain, agar bisa fokus untuk mabung.

3. Kebersihan sangkar

Kebersihan sangkar sangatlah penting, agar burung senantiasa sehat dan bebas dari bakteri saat mabung, setidaknya sehari sekali dibersihkan.

Hal ini bertujuan untuk menjaga sangkar burung murai tetap bersih dan higienis serta menghindarkan penyakit yang mungkin dapat menyerang burung murai batu.

Selain kebersihan kandang perawat juga harus memperhatikan dan menjaga burung agar cukup istirahat.

4. Pemberian pakan tambahan EF dan Vitamin

Pentingnya EF dalam proses mabung murai batu. Dalam memberi makanan tambahan pada burung ketika mabung, sebaiknya diberikan dengan jumlah yang sedikit lebih banyak.

Dikarenakan pada saat mabung membutuhkan tenaga yang extra untuk mengambrolkan bulu.

Seperti contoh biasanya dikasih 5 jk, bisa di tambahkan menjadi 7

Dalam memberikan extra fooding sebaiknya di selang seling antara jangkrik, cacing, ulat hongkong, kroto.

Tujuanya adalah agar nutrisi burung dapat terpenuhi. Ulat hongkong dapat merangsang burung agar lebih hangat sehingga proses mabung bisa menjadi lebih lancar.

Kroto dan cacing memiliki protein yang cukup tinggi dapat membuat pertumbuhan ekor menjadi lebih maksimal.

5. Bulu sudah mulai tumbuh

Saat burung murai batu sudah hampir selesai mabung dan ekor sudah hampir maksimal bisa dilakukan pemandian dan penjemuran dengan intensitas sedang jangan terlalu berlebih.

Pemberian vitamin alami juga disarankan agar bulu yang tumbuh bisa maksimal dan cerah seperti pemberian minyak ikan.

Semoga bisa bermanfaat

Share

About the Author: admin

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *